Langsung ke konten utama

BELAJAR DAN BERMAIN BAGI PERKKEMBANGAN ANAK USIA DINI



Hal-hal Ini Harus Dihindari Agar Anak Didik Patuh Plus Sayang Pada Guru– Bagian 2

Jumat, 31 Maret 2017 13:13 WIB | dibaca : 807 | dibagikan : 0

Suasana kelas yang tertib dan tenang adalah dambaan para pendidik. Namun tentu saja semua butuh proses. Tidaklah mudah membuat anak-anak patuh pada aturan kelas dan instruksi guru. Kepatuhan para siswa pun perlu dilandasi oleh semangat yang tulus, bukan karena merasa takut atau bukan karena dibuat-dibuat. Untuk menumbuhkan kepatuhan yang tulus, guru perlu memiliki beberapa pantangan, atau perlu menghindari hal-hal yang bisa mengurangi rasa hormat siswa kepada guru. Berikut ini adalah penuturan dari Kak Zepe, yang merupakan kelanjutan dari artikel yang berjudul: Hal-hal Ini Harus Dihindari Agar Anak Didik Patuh Plus Sayang Pada Guru– Bagian 1″
4. Tidak mau memberi salam terlebih dahulu
Bagaimana mau memberikan teladan keramahan yang baik, bila seorang pendidik merasa malu atau gengsi untuk memberi salam kepada anak-anak didiknya terlebih dahulu? Sebagai pendidik tidak ada salahnya kita memberikan salam terlebih dahulu, minimal kita kita mengatakan “Hai” sambil menyebutkan nyaman anak atau cukup tersenyum sambil menatap mereka. Percayalah, teladan keramahan kita akan memberikan efek yang baik nantinya.
Ada kalanya saat mengajar seorang pendidik melakukan kesalahan, misalnya salah memberikan penjelasan atau memberikan suatu teori pelajaran. Bila kita memang berbuat kesalahan, kita perlu meminta maaf kepada anak didik, bukan malah mempertahankan pendapatnya walaupun kita tahu bahwa kita salah.
Sebagai pendidik kita perlu memberikan kepercayaan kepada anak didik dalam hal apa pun, tanpa memilih-milih. Kepercayaan perlu kita berikan agar anak-anak didik kita akan semakin merasa percaya diri. Bila ada anak didik yang pemalu, kita jangan malah menghindarkannya mengikuti hal-hal yang berhubungan dengan tampil di depan umum. Anak-anak pemalu justru perlu kita berikan kesempatan untuk melakukan presentasi di depan kelas, bercerita di depan kelas, dan lainnya. Dengan memberikan kepercayaan, anak-anak didik akan semakin memiliki kedekatan emosional kepada kita, karena mereka percaya kita adalah guru yang suka membimbing dan memotivasi, bukan hanya menginginkan suatu yang terlihat sempurna.
Sebagai pendidik kita perlu menjaga sikap kita, baik dalam berbicara maupun dalam perbuatan. Seorang pendidik harus cerdas dalam menjaga intonasi suara. Sehingga ia tetap memperlihatkan pribadi yang tegas dan bersemangat, namun juga memiliki jiwa yang penyayang. Hal-hal sederhana kadang bisa membuat anak-anak menjadi “ilfil”, misalnya sering duduk dengan mengangkat kaki (seperti bos), menyilangkan tangan di dada, mengangkat dagu, kurang tersenyum, wajah cemberut, dan lainnya. Terkadang pendidik tidak sadar, bila sikap anak-anak kepada kita tergantung pada perilaku kita sehari-hari.
Tidak ada kesalahan yang tidak bisa dicegah dan diperbaiki. Tidak ada kekurangan yang tidak bisa diatasi. Semua tergantung pada sikap kita. Seorang pendidik adalah seorang yang dituntun untuk menjadi sempurna di tengah ketidaksempurnaannya. Namun yang terpenting bukanlah berpikir untuk menjadi seorang yang sempurna, karena bagaimana pun kita adalah manusia biasa, namun niat hati untuk mau belajar tanpa ada hentinya. Anggaplah semua siswa adalah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CLUSTER SAKURA KEMAYORAN JAKARTA PUSAT

Telah dibangun rumah minimalis di wilyah kemayoran Jakarta Pusat ,Kami siap membantu jika ada yahng ingin dibantu prosesnya... Luas mulai 66 m2 sd 80 n2 Harga mulai , milyar sd , milyar 2 lantai dengan  kamar tidur dan 2 kamar mandi Bagi yangingin survei hubungi .081280277929 Ida Rosa

PENERIMAAN SANTRI BARU TAHUN AJARAN 2019/2020

PENERIMAAN SANTRI BARU 2019/ 2020 KHUSUS BAGI PUTRA PUTRI TERCINTA MULAI USIA 2,5 TAHUN SD USIA 17 TAHUN.  PROGRAM :   DAY CARE/ PAUD/RA/MD/ TPQ /HOME SCHOOLING TAHFIDZ ALIKHLASH ZAMZAM RAHMAH  TERDAFTAR DI DEPARTEMEN AGAMA TERAKREDITASI A SERTA BERDIRI SEJAK TAHUN 1994   Telah melahirkan lulusan yang berprestasi dan berakhlakul karimah. Kuota Terbatas 1 kelas hanya 10 anak dan memiliki guru tahfidz dan guru kelas.  Gelombang 1 mulai bulan November sd Desember 2018 ,  Gelombang 2 mulai bulan Januari sd Februari 2019  TERSEDIA KELAS EXECUTIVE BAGI ANAK KHUSUS DAN FASILITAS KHUSUS.  HANYA MENERIMA 10 MURID SAJA.  Pembina Yayasan Ustadz Achmad Fuady l.C.M.A ( lulusan Al Azhar Kairo Mesir)  Kepala Sekolah Ustadzah Ida Rosa SPdI.M.Ag.  Hubungi 0812802779299 (WA)  Instagram @rumahtahfidzzamzamrahmah  Fb: rumahtahfidzzamzamrahmah  youtube: Zamzam Rahmah Tv  Anak adalah Investasi Dunia ...
Motivasi Anak Menghafal Al Qur’an Dengan Wisuda Khotmul Qur'an JAKARTA  - Sebanyak 60 siswa-siswi Sekolah Tahfidz Alquran Zamzam Rahmah Kecamatan Kemayoran Kota Jakarta Pusat mengikuti Ujian Terbuka dan Khotmul Qur'an ke III dengan tema "Dengan Al Qur'an Kita Raih Kemuliaan Dunia Akhirat", di Gd Auditorium Rumah Sakit Islam, Sabtu ( 27/4). Muhammad Iqbal, sebagai koordinator Pendidikan Al Islam sekaligus ketua panitia kegiatan Khotmul Qur'an melaporkan bahwa siswa -siswi yang akan diwisuda mulai dari kelas  PAUD sampai kelas Madrasah Diniyah dengan kategori tahfidz juz 30 sebanyak 30 anak, tahfidz juz 30 plus surat-surat pilihan delapan anak, tahfidz juz 10 plus khossoh 5 anak, tahfidz dua juz, 10 anak, dan tahfidz 2 juz, 5 anak dengan surat pilihan arrohman,alwaqiah,dan almulk. "Tujuan diadakan ujian terbuka dan wisuda khotmul qur'an ini untuk  memotivasi anak-anak dan wali murid agar lebih giat membaca,menghafal,mempelajari dan meng...